Blog Pendakian Gunung Dan Kajian Islam

Petualangan Baru Menuju Puncak Merbabu

Petualangan baru bagi kami, mungkin bukan baru bagi orang lain. Sekedar menulis pengalaman yang benar-benar kami alami ketika mengadakan pendakian ke Gunung Merbabu.Tanggal 4 Januari 2014 kami berdua Yoiyok dan Farhan mengadakan pendakian ke Gunung Merbabu, bagi Yoiyok mendaki Gunung Merbabu lewat jalur Selo bukan yang pertama kali, tapi bagi Farhan inilah pertama kalinya ia mencoba mendaki Gunung Merbabu.

sunrise sabana,merbabu,musim hujan,santri dan alam
Sunrise Musim Hujan Di Sabana 1 Merbabu

Lintas Basecamp
Suatu perjalanan membutuhkan perencanaan yang benar-benar matang, tidak terkecuali pendakian gunung.Pada awalnya kami rencanakan pendakian Gunung Merbabu kali ini akan kami lakukan secara lintas basecamp. Naik dari basecamp Selo Boyolali dan turun lewat basecamp Wekas Magelang.

Peta Jalur Pendakian
Bagi yang terbiasa dan pandai baca peta pendakian, coba cari di google, sudah banyak website dan blog yang memposting, bahkan di basecamp pun biasanya menyediakan peta juga.
Bagi yang punya GPS silahkan cari track GPS pendakian Gunung Merbabu. Dan disini kami share tracklog atau track GPS pendakian Gunung Merbabu Via Wekas dan Selo hasil search di Wikiloc

Download File GPX ( GPS)
Download File KML ( Google Earth)


Transportasi
Untuk transportasi ke Selo dari Muntilan sini memang agak susah, tapi kami coba sekaligus ini salah satu petualangan baru bagi kami Yoiyok dan Farhan

Kronologis
04/01/14 ; Jam 9.30
Persiapan dan segera ke Muntilan untuk lengkapi logistik ke alfamart karena kami punya voucher, trus ke Toko Sulfaltara , toko outdoor di depan RSPD untuk melengkapi perlengkapan dan tanya angkot ke Selo.

04/01/14 ; Sekitar Jam 11.00 setelah ngobrol dengan penjaga di sarankan ke Blabak Magelang, cari angkot kecil warna kuning yang ke Tlatar Magelang, nanti sampai Tlatar nyambung ke Jrakah dengan mobil angkot warna pink.

angkot talun-jrakah
Talun-Tlatar-Ketep-Wonolelo-Jrakah

04/01/14 ; Sekitar jam 13.00, karena mobil pink berhenti (ngetem) lama di Tlatar akhirnya jam 13.00 baru jalan menuju ketep.Ternyata sampai ketep saja, salah ngomong sih harusnya cari yang sampai Jrakah Selo Boyolali.
Akhirnya kita harus berani nyetop mobil sayur untuk bisa ke Selo, gaya bolang (bocah ilang), dibutuhkan mental tuk bisa menyetop mobil. Belum juga kami berani, tapi alhamdulillah ada angkot pink yang berhenti di jalan menuju Selo.

Berikut percakapan saya versi bahasa Indonesia.
Saya:"Sampai mana mas?"
Mas :"Sampai Wonolelo saja". Tampaknya mobil mau pulang garasi karena tidak bawa penumpang.
Saya:"Bayar berapa mas?"
Mas :"Gak usah bayar"

Farhan mempercayakan kepada saya tuk ngomong karena saya bisa bahasa Jawa Kromo. Di perjalanan pun kami ngobrol dengan mas sopir. Terlihat seperangkat HT Yaesu di dashboard mobil angkotnya. Terdengar frekuensi yang tidak asing di telinga saya, frekuensi 814 Guruh Merapi.Ternyata dia aktif di frekuensi 858 Linang Sayang Comunication , Muntilan.

Sampai Wonolelo, kami pun turun dan Mas nya tidak mau dibayar.
"Akhirnya kita dapat gratisan angkot", kata Farhan.
Farhan : "Masih jauh gak ?"
Saya :" Masih 1 jam lagi untuk sampai Selo"
Hadehhhh...

Belum selesai tantangan kami, sekarang harus benar-benar berani stop mobil pick-up. Sambil jalan kami berharap ada mobil yang mau antar kami sampai Selo. Agak lama tidak dapat-dapat, sedangkan perjalanan masih jauh. Harus berani, siapkan mental dan lambaikan tangan. Alhamdulillah ada mobil yang berhenti, Farhan langsung kebelakang mencoba naik ke bak pickup, sedangkan saya ke depan untuk ketemu sopirnya, saya di tanya mau kemana? saya jawab :" Ke Selo Pak ". "Ya udah naik" kata Pak sopir.

Inilah pengalaman baru di petualangan kami he he...Sampai pasar Selo pun pak sopir tidak mau dibayar, alhamdulillah,ini benar-benar nge-bolang.

Jalan Kaki Ke Basecamp Merbabu Selo
04/01/14
Petualangan yang belum pernah kami coba, yaitu berjalan kaki ke Basecamp Merbabu. Kami menghibur diri dengan mengatakan inilah petualangan, padahal jauh juga basecamp, dan capek tentunya. Untuk tracknya bisa di lihat di sini.

Hujan, Jalan Licin, Angin Kencang,Tenda-pun Kebanjiran
04/01/14
Sekitar jam 16.00 Sampai juga di basecamp,lakukan pendaftaran dan lengkapi peralatan yang dibutuhkan,pendakian di mulai,menuju Pos 1 cuaca cuma gerimis kecil yang tidak mampu basahi lantai hutan, karena lumayan tertutup oleh daun-daun pohon. Sampai Pos 2 sekitar jam 18.00, gerimis semakin besar pakai ponco dan lanjutkan ke Pos 3.
Menuju Pos 3 kami rasakan jalur mulai licin,kabut pun turun menyertai gerimis. Sampai di Pos 3 sekitar jam 7.00 lebih.
Langsung menuju Sabana 1 (Pos 4), jalan pelan-pelan karena jalur licin dan lumayan terjal. Akhirnya sampai juga di Sabana 1 kami buka tenda seiring angin yang sepoi-sepoi, hujan turun walau kecil-kecil. Tempat yang lumayan terlindung dari tiupan angin yaitu di balik pohon cantigi, cuma sayangnya kami tidak perhatikan agar air hujan tidak menggenang masuk ke tenda. Bagian dalam tenda sempat ke banjiran, tepat dibawah matras tempat Farhan tidur. Ternyata air hujan mengalir ke bawah tenda, harusnya di buat parit di sekitar tenda.

Semua ini jadi pengalaman baru di petualangan kami, walaupun tidak sampai puncak tapi pengalaman yang mengesankan juga, asyik hujan-hujanan di gunung, kalau saja tidak karena kami mengejar waktu agar dapat angkot untuk pulang, mungkin saya buat keputusan lain selain segera turun lewat basecamp Selo lagi.

Pulang Ke Muntilan

Setelah sampai basecamp, kami jalan lagi ke Selo, lumayan sebagai tambahan jalan-jalan mendaki gunung. Cuaca setelah hujan reda segar udara terasa, dan sesekali rintik gerimis sertai perjalanan pulang kami. Hujan mulai datang lagi, segera kami menuju warung makan.
Alhamdulillah perjalanan di mudahkan, setelah makan siang langsung cari angkot dari Pasar Selo, dapat angkot pick-up terbuka sampai daerah Jrakah Selo Boyolali. Dari Jrakah naik angkot warna pink sampai Talun Magelang. Dari Talun naik angkot warna merah sampai Muntilan.
5 Komentar untuk "Petualangan Baru Menuju Puncak Merbabu"

Anda butuh peralatan hiking dan camping....?
Tak perlu susah untuk membelinya, cukup sewa saja di Puncak Petualang persewaan alat hiking dan camping terlengkap dan murah di sidoarjo.

Perlengkapan Petualang :

1. Carrier 80lt ---------------------> Rp 20.000 /hari
2. Tenda dome ( 4-5 Orang ) ---------> Rp 15.000 /hari
3. Sleping Bag ( dacron ) -----------> Rp 5.000 /hari
4. Sleping Bag ( Polar ) ------------> Rp 5.000 /hari
5. Kompor ( Gasmate ) ---------------> Rp 5000 /hari
6. Nesting --------------------------> Rp 5.000 /hari
7. Matras ---------------------------> Rp 3.000 /hari
8. Headlamp -------------------------> Rp 5.000 /hari
9. Lentera Tenda --------------------> Rp 5.000 /hari
10. Tenda Pramuka ----------------> Rp 30.000 /hari

Alamat Petualang :

Lokasi : P. Sidokare Asri QQ.2 Sidoarjo
telepone : 08563430171
PIN : 74CF6F40
website : www.puncakpetualang.com

terima kasih banyak mas tracklognya.. Insha Allah jadi gambaran.. :D izin sedot. Boleh disebarluaskan?

Ya sama-sama, kami juga repost dari hasil pencarian tracklog di google. Kalau di google dan sifatnya hasil dari survei GPS yang kadang ada kekurangannya dan masih bisa di maklumi maka tidak mengapa di sebarluaskan , sehingga bisa membantu memberikan gambaran bagi yang membutuhkan

agak loncat ceritanya gan, but it's ok lah , bisa jadi referensi buat yang mau jalan ke merbabu.

Salam Rover Outdoor www.rover-outdoor.com

Terimakasih atas penilaiannya dari sisi alur cerita, terkadang butuh semangat untuk tetap pada alur cerita, kalau dapat pas sudah males nulis rasanya pingin loncat saja, belum bisa buat tulisan yang panjang, bagus dan tidak membosankan

Back To Top