Blog Pendakian Gunung Dan Kajian Islam

Beda Di Dunia Maya Beda Di Dunia Nyata


Kalau dikatakan KOPDAR secara sengaja di luar acara yang lain bukan juga di sebut KOPDAR, karena acara utama adalah Daurah Asy Syariah ke 11 di Masjid Bantul. Namun memang acara daurah itulah moment dimana para ikhwan berkumpul dari berbagai daerah di Indonesia. Dan berkumpulnya sejumlah ikhwan tidak akan lepas dari interaksi, mu'amalah dan sekedar bertemu dan bersua. Yang biasanya ketemu di dunia maya, kali ini harus bertemu di dunia nyata.


Nanas Pemberian Ikhwan Belik Pemalang

Beda dunia maya beda dunia nyata, demikian yang bisa admin tangkap, berkomunikasi lewat dunia maya seakrab apapun masih ada beda jika berkomunikasi secara langsung. Kita bisa melihat karakter seseorang, kita lebih bisa berhati-hati dalam berbicara, kesopanan juga kita upayakan terus tatkala berjumpa langsung. Kita juga bisa mengerti kondisi lawan bicara kita, sedang senang atau sedang gelisah ataupun sedang susah.

Berikut beberapa goresan kesan dari rekan-rekan SANDAL setelah bertemu di Masjid Manunggal Bantul :



UNTUKMU REKAN-REKANKU
Selamat jalan kami ucapkan
tuk rekan-rekan penuh kenangan
semoga pertemuan kita kali ini membawa kesan
kesan yg dalam, dalam ingatan

Do'aku menyertaimu rekan-rekanku
semoga slamat sampai tujuanmu
smoga mendapat bimbingan slalu
setelah kita dapatkan ilmu

Maafkan daku jika ada salah
dan salahmu kumaafkan sudah
meski kini kta berpisah
smoga bersua kelak di jannah

rekanmu yg selalu merindukan kebersamaan: zein cilacap
Masjid Manunggal Bantul, Ahad sore,  20 Sya'ban 1436 H

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

RASA SYUKUR
Segala pujian hanya bagi Alloh semata.
Seiring dengan selesainya dauroh hari ini ijinkan pula ana utk mengucapkan syukur kepada rekan-rekan sandal semua. Indah dirasa ana merasakan pertemuan dengan rekan-rekan semua. Ucapan syukur buat antum semua dari sumbangsih yang sudah antum berikan kepada ana terutama.Yang sudah memberikan makanan, minuman dan pemberian yang lainnya yang belum bisa ana sebutkan satu persatu. Jazakumullahu khoiron wa barokallohu fiikum.
Ana belum bisa kasih apa-apa kepada antum semua sekaligus ana minta maaf kepada antum semua jika selama bergaul telah membuat antum tersakiti karena perbuatan dan ucapan ana. Benar-benar indah pertemuan pada dauroh kali ini. Semoga Alloh mempertemukan kita semua dilain waktu masih tetap di atas sunnah lillah wa fillah..
Aamiin..

Abu Abdirrahman Abdulloh ibn Umar an-Nawawi

::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

KESAN AKAN PENTINGNYA UKHUWAH 
Berikut kesan dari salah seorang ikhwan secara umum kepada ikhwan semua.

Bismillah...Alhamdulillah.....Asholatu wa salaamu 'alaa Rasulillah wa 'alaa alihi wa ashabihi wa man tabi'ahum bi ihsanin ilaa yaumiddiin, amma ba'du.
Tulisan ini di buat dalam rangka wujud syukur kepada Alloh azza wa jalla dan berterima kasih kepada hamba nya.. Ikhwati Fillah yang ana cintai karena Alloh, semoga Alloh menjaga diri diri kalian di atas kebaikan dan juga ketaatan, senantiasa mengikuti sunnah Nya dan bersabar atas nya.

Sungguh ana mewakili diri pribadi dan juga keluarga, mengucapkan jazaakumullahu khairan katsiira kepada antum semua atas segala kebaikan dan taawwun antum menolong keluarga ana, baik dari sisi harta, waktu, tenaga dan empati yang di berikan, ana berharap semoga itu semua tercatat di sisi Alloh subhanahu wa ta'ala sebagai amalan shalih yang menjadi sebab bertambah (pemberat) nya mizan/timbangan di yaumil akhir nanti, dalam hal ini sungguh ana terharu atas kebaikan dan ukhuwah yang di tunjukan kepada kami sekeluarga, terasa sekali penting nya sebuah kepedulian sosial, saling ta'awwun antar ikhwah disaat kita ada safar atau diperantauan, jauh dari keluarga , dari hati yang paling dalam kami ucapkan : Jazaakumullahu khairan katsiira wa baarakallahu fiikum, sungguh kami belum mampu untuk membalas nya, tapi ALLOH subhanahu wa ta'ala Maha mampu membalas nya sekecil apapun kebaikan yang kita lakukan. 

Demikian yang bisa ana sampaikan, afwan jiddan apabila ada kesalahan selama safar baik secara lisan ataupun akhlak yang tidak berkenan, ana meminta maaf.
Astaghfirullah al'adziim wa atubu ilaihi.

Abu Abdillah Yadi

0 Komentar untuk "Beda Di Dunia Maya Beda Di Dunia Nyata "

Back To Top